Latar Belakang
GENDER adalah perbedaan-perbedaan sifat, peranan, fungsi dan status antara laki-laki dan perempuan yang bukan berdasarkan pada perbedaan biologis, tetapi berdasarkan pada relasi sosial budaya yang dipengaruhi oleh struktur masyarakat.

Issue Gender yang berkembang adalah seringkali pengakuan, penghargaan, serta kesetaraan kesempatan (akses) dan hak-hak memutuskan (kontrol) antara laki-laki dan perempuan menyebabkan berbedanya tingkat partisipasi dan manfaat yang diperoleh oleh laki-laki dan perempuan

Upaya mengintegrasikan perspektif gender dalam pembangunan di Indonesia telah dilakukan lebih dari satu dasarwarsa. Terbitnya INPRES No. 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam Pembangunan Nasional menjadi satu titik tolak kebijakan ke arah pembangunan yang responsif gender. Kebijakan ini kemudian dipertegas juga dalam Peraturan Presiden No. 5 tahun 2010 tentang RPJMN 2010-2014 yang menetapkan gender sebagai salah satu isu lintas bidang yang harus diintegrasikan dalam semua bidang pembangunan. PUG adalah strategi untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam pembangunan dimana aspek gender yaitu hubungan kerjasama antara laki-laki dan perempuan terintergrasi dalam perumusan kebijakan program dan kegiatan melalui perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi. Sehingga akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemanfaatan sumberdaya pembangunan pertanian.

Tekad dan komitmen yang kuat dalam rangka mewujudkan kesetaraan dan keadilan antara perempuan dan laki-laki dalam membangun pertanian mendukung tercapainya Empat Target Sukses Pembangunan Pertanian tercantum di dalam dokumen Rencana Strategis Kementerian Pertanian Tahun 2010-2014.
Pada profil website ini disajikan tentang Sejarah PUG Kementan, Struktur Pokja PUG, Program Kerja dan Data Terpilah. 



File :


 


Home

Banner

Statistik User


113098


Hits hari ini : 9
Total Hits : 113098