Update Tanggal : 25-Jun-2012, 13:39:48
Transaksi Bisnis PF2N di Medan Capai Rp 2,5 Miliar
Sumber Berita : Biro Umum dan Humas
|
|
MEDAN – Kegiatan Pekan Flori dan Flora Nasional (PF2N) ke 5 yang dilaksanakan di Lapangan Eks Taman Ria, Gatot Subroto, Medan, Sumatera Utara berlangsung semarak. Betapa tidak, selama sepekan pelaksanaan tercatat setiap hari tidak kurang 80 ribu pengunjung yang hadir. Para pengunjung tersebut tidak hanya berasal dari Medan, tapi juga dari Singapura, Filipina, Malaysia dan sebagainya. Menariknya, selama pelaksanaan PF2N tercatat transaksi bisnis mencapai Rp 2,5 Miliar. Ribuan pengunjung tersebut datang untuk menyaksikan berbagai pameran produk hortikultura serta kerajinan khas yang ditampilkan berbagai daerah peserta PF2N. Sejak hari pertama dibuka hingga penutupan kemarin (24/6) antusias pengunjung ke lokasi pameran tak pernah sepi. Bahkan walaupun telah ditutup, para pengunjung masih menyempatkan diri untuk menyambangi beberapa stand pameran yang sedang dipersiapkan untuk dilakukan pembongkaran. “Antusias pengunjung dalam pelaksanaan PF2N sangat tinggi. Sejak dibuka, pengunjung yang datang tak pernah berhenti. Bahkan, transaksi bisnis mencapai Rp 2,5 miliar selama sepekan,” kata Ketua Panitia PF2N ke-5 Hasanuddin Ibrahim dalam sambutannya saat acara penutupan, kemarin. Wakil Menteri Pertanian, Dr. Rusman Heriawan juga meyampaikan kekagumannya karena meskipun akan ditutup namun lokasi lokasi pameran masih dipenuhi para pengunjung. “Untuk warga Medan, event ini barangkali tidak cukup satu minggu namun harus dua minggu karena saya lihat masyarakat Medan sangat antusias,” katanya. Menurut Wamentan, PF2N telah jadi ajang promosi produk dan potensi hortikultura nasional dari 33 provinsi dan beberapa kabupaten/kota. serta menjadi pengikat forum komunikasi antar daerah dan antar pelaku usaha. Apalagi melihat hasil capaian selama pameran PF2N tersebut, Wamentan yakin event seperti itu harus berjalan setiap tahunnya. Ke depan, Wamentan berharap agar produk hortikultura nasional dapat memperkuat citra dan apresiasi kecintaan masyarakat terhadap produk dalam negeri. “Bagi petani hortikultura, kita ketahui bahwa tidak perlu lahan yang luas untuk pengembangannya, karena setiap tanamannya punya nilai ekonomis yang tinggi,” katanya. Pada kesempatan tersebut, disepakati juga pelaksanaan PF2N tahun 2013 akan diselenggarakan di Yogyakarta. “Saya harap, pameran yang akan datang lebih banyak lagi varietas hortikultura yang ditampilkan,” katanya. Sementara itu, Wali Kota Medan Rahudman Harahap yakin, kegiatan PF2N yang telah berlangsung akan memunculkan pelaku – pelaku hortikultura baru dan akan membuat Kota Medan semakin hijau. Ke depan, dia berharap agar event pameran hortikultura harus diselenggarakan sesering mungkin.“Saya akan senang jika event seperti ini bisa dilakukan sesering mungkin. Karena penting untuk menilai produk hortikultura dalam memperkuat daya saing,” jelasnya. Sumber: Biro Umum dan Humas |