Update Tanggal : 25-May-2012, 15:09:41
Kementan Dukung TMMD di Perbatasan
Sumber Berita : Biro Umum dan Humas
|
|
PONTIANAK – Menteri Pertanian Dr. Ir. Suswono MMA menghadiri kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 88 sebagai bentuk dukungan Kementerian Pertanian dalam program tersebut. Kegiatan TMMD ini dilakukan secara serentak di Indonesia yang dipusatkan di Desa Semongan, Kecamatan Noyan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat pada hari Rabu (23/5/2012 Menurut Mentan, TMMD merupakan salah satu program TNI yang positif dan sangat diperlukan oleh masyarakat dalam mempercepat pembangunan di daerah, terutama daerah yang sangat minim sentuhan program pemerintah. “Saya harap, program TMMD ini akan membuka akses masuknya program pemerintah lainnya, termasuk program pembangunan pertanian terutama ke lokasi yang sangat sulit dijangkau,” katanya. Untuk mendukung penuh pelaksanaan kegiatan TMMD tersebut, Kementerian Pertanian telah menyiapkan berbagai bentuk bantuan antara lain bibit/ benih tanaman dan ternak, brosur/leaflet terkait pembangunan pertanian serta kegiatan penyuluhan pertanian di wilayah lokasi TMMD. “Pada tahun 2012 ini, bantuan/bibit tersebut akan disebar pada 65 titik lokasi TMMD,” katanya. Lebih lanjut dikatakan Mentan, partisipasi Kementerian Pertanian terhadap kegiatan TMMD telah dimulai sejak tahun 1980-an dan terus berlanjut sampai sekarang. "Bagi Kementerian Pertanian, kegiatan TMMD tidak saja dilaksanakan untuk sekadar partisipasi terhadap kegiatan yang dikoordinasikan TNI dalam pembangunan pedesaan, tetapi juga sebagai media untuk mengakselerasi pembangunan pertanian dan ketahanan pangan pada wilayah-wilayah tertinggal, miskin dan terisolasi," jelasnya. Pembukaan TMD ke 88 ini dilakukan oleh Kepala Staf TNI AD, Jenderal Pramono Edhie Wibowo dan juga dihadiri oleh Kepala BKKBN Pusat, Sugiri Syarief, Gubernur, Bupati Sanggau dan unsur Pemda Tingkat II Sanggau. Kabupaten Sanggau dipilih sebagai tempat pembukaan TMMD secara nasional mengingat daerah tersebut berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia Timur. Selain itu, ada areal seluas 75 hektare di Desa Semongan yang yang cocok untuk dioptimalkan padi lahan kering dan pengembangan jagung seluas 10 hektare.Selain itu, kondisi desa yang masih terpencil dan sangat terisolir membuat desa tersebut membutuhkan penanganan khusus. Rencananya kegiatan TMMD akan dilaksanakan selama 21 hari yakni dari 23 Mei hingga 12 Juni 2012 di 61 kabupaten/kota, 70 kecamatan dan 102 desa di seluruh Indonesia dengan melibatkan 61 SSK (Satuan Setingkat Kompi) dengan 61 sasaran TMMD yang tersebar di 13 Kodam. Kegiatan fisik pada TMMD ke 88 kali ini adalah pembangunan rumah penduduk sebanyak 158 unit, pembangunan jalan sepanjang 177.350 meter, pembangunan jembatan 80 unit, pembangunan irigasi sebanyak 13 unit, serta rehabilitasi sarana dan prasarana yang rusak, terutama daerah bencana. Sementara untuk kerjasama dengan Kementerian Pertanian, berupa pengawalan pertanaman padi. Sumber: Biro Umum dan Humas |