Selamat datang pada situs web AgriNews Online yang menyajikan seputar berita dan informasi Departemen Pertanian serta pertanian pada umumnya

   CARI BERITA


Update Tanggal : 24-May-2012, 09:48:57
Wamentan Ingatkan Target Realisasi Serapan Anggaran
Sumber Berita : Biro Umum dan Humas

JAKARTA – Pada agenda tahunan Musyawarah Pembangunan Pertanian (Musrenbangtan) Nasional Tahun 2012, Wakil Menteri Pertanian, Dr. Rusman Heriawan kembali mengingatkan pentingnya target realisasi anggaran 2012.“Berdasarkan laporan yang saya terima, realisasi anggaran sampai 16 Mei 2012 masih cukup rendah yaitu sebesar 26,88%. Realisasi anggaran ini walaupun lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi tahun lalu pada bulan yang sama, namun masih lebih rendah dibandingkan dengan target tahun 2012 yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Dikatakan Wamentan, realisasi serapan anggaran ini sangat penting mengingat kegiatan yang dilakukan pada tahun 2012 diharapkan dampaknya akan terasa pada tahun yang sama. “Apabila terjadi keterlambatan pelaksanaan kegiatan, sehingga terakumulasi pada akhir tahun anggaran tentunya akan mengakibatkan tidak tercapainya target pembangunan yang telah ditetapkan. Namun demikian, saya juga mendapat laporan bahwa pada beberapa daerah, ternyata mampu merealisasikan kegiatannya lebih dari 50%.

Untuk itu saya mengucapkan terima kasih dan memberi apresiasi yang tinggi kepada Saudara Kepala Dinas/Kepala Badan Provinsi, atas semangat dankerja kerasnya dalam melaksanakan program-program secara tepat waktu,” katanya.Lebih lanjut dikatakan Wamentan bahwa pelaksanaan pembangunan pertanian ke depan akan semakin besar tantangannya. Untuk itu penguasaan lapangan dan permasalahan pertanian di masing-masing wilayah menjadi kunci yang sangat penting untuk keberhasilan pembangunan pertanian.

“Dalam perencanaan, kita dituntut untuk mampu mengidentifikasi dan menginventarisasi permasalahan di lapangan serta kemudian memformulasikan solusi dan fasilitasi kegiatan yang sesuai kondisi dan lokasi. Untuk mencapai hal ini diperlukan koordinasi dan keterpaduan program dan kegiatan antara Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota,” jelasnya.

Sebelumnya, Wamentan menunjukan data statistik indikator makro pertanian pada tahun 2011, dimana data Produk Domestik Bruto (PDB) pertanian dalam arti luas menunjukkan pertumbuhan 2,95% pada tahun 2011 dengan rincian subsektor tanaman bahan makanan tumbuh 1,26%, perkebunan 3,94% serta peternakan dan hasil-hasilnya sebesar 4,49%. Kontribusi PDB pertanian ini terhadap total PDB tahun 2011 sebesar 14,7%.

Sementara itu, data neraca perdagangan sektor pertanian tahun 2011 menunjukkan surplus sebesar US$ 22,7 milyar, lebih tinggi dibandingkan dengan surplus tahun 2010 sebesarUS$ 18,5 miliar. Realisasi investasi sector primer pertanian tahun 2011 untuk PMDN sebesar Rp 9,6 triliun dan PMA sebesar Rp 1,2 trliun, sedangkan total realisasi investasi sampai dengan triwulan-1 tahun 2012 adalah sebesar Rp 2,8 triliun. Realisasi investasi tahun 2011 ini lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi investasi tahun 2010.

Adapun Indikator Nilai Tukar Petani (NTP) tahun 2011 adalah sebesar 104,6 dan sampai bulan April 2012, NTP telah mencapai104,7. Artinya indeks harga yang diterima petani lebih tinggi dari yang dibayarkan petani. Walaupun indikator NTP ini bukan satu-satunya indikator yang mampu menggambarkan tingkat kesejahteraan petani, namun setidaknya dapat digunakan untuk melihat kemampuan daya beli petani.

Sementara itu, dari segi produksi, kinerja pembangunan pertanian tahun 2011 pada beberapa komoditas hortikultura, perkebunan dan peternakan menunjukkan tren meningkat, namun kinerja komoditas tanaman pangan terjadi penurunan. Sesuai Angka Sementara (ASEM) tahun 2011, produksi padi sebesar 65,74 juta ton atau turun 1,10%, produksi jagung 17,63 juta ton atau turun 3,82%, dan produksi kedelai sebesar 843 ribu ton atau turun 6,97% dibandingkan tahun 2010.

“Penurunan produksi ini disebabkan penurunan kinerja luas panen dan penurunan produktivitas untuk padi dan kedelai. Kondisi 2011 ini perlu menjadi perhatian kita bersama, oleh sebab itu perlu dilakukan upaya-upaya khusus untuk dapat kembali meningkatkan produksi guna mencapai swasembada dan swasembada berkelanjutan,” urai Wamentan.


 

File Terkait :

 


Berita Biro Umum dan Humas Lainnya :

Pemerintah Dorong Sertifikasi ISPO Sawit Indonesia
Kuota Impor Ditentukan Melalui Rapat Menko
Mentan Tutup Rangkaian Peringatan HKP ke 40 Tahun 2012
Tahun Depan, Kementan Siap Dukung Cetak Sawah Baru 1000 Hektar di Kerinci


Home

 

 

BERITA UTAMA SEBELUMNYA

03-Apr-2013
Mentan Apresiasi Kemitraan Inti Plasma Hortikultura
Sekretariat Jenderal
01-Apr-2013
Suplai Melimpah, Petani Cabai Sukabumi Minta Pemerintah Tidak Lakukan Impor
Sekretariat Jenderal
01-Apr-2013
Pemerintah Siapkan Sarana Produksi dan Harga yang Menarik Untuk Petani Kedelai
Sekretariat Jenderal
30-Mar-2013
Upayakan Stabilisasi Harga, Mentan Instruksikan Pemetaan Daerah Sentra Cabai dan Bawang Merah
Sekretariat Jenderal
27-Mar-2013
Mulai Minggu Depan, Suplai Cabai dan Bawang Optimal
Sekretariat Jenderal

>> Arsip Berita

BERITA LAIN SEBELUMNYA

10-Oct-2012
Mentan: Butuh Teknologi Baru Untuk Tingkatkan Produksi Pangan
Sekretariat Jenderal
10-Oct-2012
Pertemuan Tingkat Menteri D-8 Hasilkan Mataram Initiatives
Sekretariat Jenderal
30-Mar-2012
Membuat Naskah Ulasan Imliah
Badan Pengembangan SDM
29-Mar-2012
Optimalisasi Pencapaian Tujuan Pembelajaran Melalui Penerapan Team Teaching
Badan Pengembangan SDM
22-Dec-2011
Mentan Lantik Pejabat Eselon II Kementerian Pertanian
Sekretariat Jenderal

>> Arsip Berita

CUPLIKAN DARI MEDIA

16 Oktober 2010
Petani Harus Jadi "Pemain" Langsung Agribisnis
(Antara-Sumbar.com)


15 Oktober 2010
Presiden AFITA: TI Diperlukan untuk Bangkitkan Pertanian
(metrotvnews)


1 Oktober 2010
Petani Tembakau Meringis
(metrotvnews)


24 September 2010
Petani Tembakau Merugi Miliaran Rupiah
(metrotvnews)


22 Desember 2009
KPK Umumkan Hasil Survei Integritas Sektor Publik 2009
(Siaran Pers KPK)


27 Desember 2009
Produksi Beras Nasional Surplus 3 Juta Ton di 2009
(detikfinance)


10 November 2008
Jusuf Kalla : Saya Jual Departemen Pertanian
(Agrina)


11 November 2008
Pengusaha Sawit Remajakan 1 Juta Hektar Lahan
(detikfinance)


11 November 2008
Harga CPO Sudah Masuk Batas Terendah
(Kompas)


10 November 2008
Petani Kurang Minati Sayuran Organik
(Kompas)




>> Arsip Cuplikan

SITUS WEB TERKAIT

Homepage Departemen Pertanian Republik Indonesia
Homepage Departemen Komunikasi & Informasi Republik Indonesia
Portal Nasional Republik Indonesia
Informasi Pengadaan Nasional (Depkominfo)
 
HOME TENTANG SITUS | KONTAK KAMI | LINK SITUS BERITA

 

Situs ini dikelola bersama oleh :
Pusdatin dan Biro Hukum & Humas, Departemen Pertanian
Kantor Pusat Departemen Pertanian, Jl. Harsono RM No. 3, Ragunan-Jakarta Selatan 12550-INDONESIA
Kritik dan Saran Anda Sampaikan Kepada : Webmaster Pusdatin

2007 Berita Pertanian Online, Hak Cipta : Pusdatin dan Biro Hukum & Humas, Departemen Pertanian