SEBUAH ARTIKEL:
Seorang Pembelah Kayu
Ada seorang pembelah kayu, yang terus-menerus menyia-nyiakan waktu dan tenaga membelahi kayu dengan kapak tumpul, sebab ia tidak punya waktu untuk berhenti dan mengasah kapak itu.
(DOA SANG KATAK 1, Anthony de Mello SJ, Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1996)
Ahli Yang Masih Muda
Sekitar tahun 1930 sebuah perusahaan Amerika mengirimkan mesin ke Jepang.
Sebulan kemudian perusahaan itu menerima telegram: MESIN TIDAK BEKERJA. KIRIMKAN ORANG UNTUK MEMPERBAIKINYA.
Perusahaan itu mengirim seseorang ke Jepang. Sebelum ia mempunyai kesempatan untuk memeriksa mesin itu, perusahaan itu menerima telegram yang kedua: ORANG YANG DATANG TERLALU MUDA, KIRIMKAN YANG LEBIH TUA.
Perusahaan itu menjawab: LEBIH BAIK MENGGUNAKAN DIA. DIALAH YANG MENEMUKAN MESIN.
(DOA SANG KATAK 2, Anthony de Mello SJ, Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1990)
Bawa Dia Keluar Atau Bangunkan Dia
Alkisah, terjadilah kebakaran di suatu rumah di mana ada seorang yang tidur sangat nyenyak.
Orang mencoba membawanya keluar melalui jendela. Tidak dapat. Melalui pintu. Tidak dapat. Ia terlalu besar dan berat.
Orang sudah hampir putus asa ketika ada seseorang yang memberi saran, "Bangunkan dia, lalu ia dapat keluar sendiri."
Hanya penidur dan anak-anak perlu dipelihara. Bangun! Atau jadilah dewasa!
(DOA SANG KATAK 2, Anthony de Mello SJ, Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1990)Posted by: dhs Sumber: http://media.isnet.org/sufi/Mello/Katak/index.html
Last Updated ( Monday, 17 May 2010 12:31 )











